banner 728x250

Perjanjian Tarif RI-AS Bikin Pengusaha Indonesia Semringah

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Lintasagamanews.com – Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, saat memberikan pernyataan di kegiatan Apindo .

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), menyambut positif Perjanjian tarif atau Agreement on Reciprocal Trade (ART), antara Indonesia-Amerika Serikat. Hasil perundingan dinilai menjadi capaian strategis, yang memberi kepastian bagi pelaku usaha, sekaligus tetap menjaga kepentingan nasional.

banner 325x300

 

Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, kesepakatan tersebut sangat penting di tengah dinamika perdagangan global yang penuh ketidakpastian. Menurutnya kepastian akses pasar menjadi faktor krusial, utamanya bagi industri dalam negeri yang bergantung pada ekspor ke Amerika Serikat.

 

 

Hasil perundingan ART Indonesia-Amerika Serikat perlu dipandang sebagai capaian strategis, yang memberi kepastian pelaku usaha dengan tetap berupaya menjaga kepentingan nasional,” ujar Shinta di Jakarta, Senin 23 Februari 2026.

Baca Juga  Tim Alpha Resmob Polresta Manado Berhasil Ringkus Pelaku Penganiayaan Bersenjata Tajam di Wenang

 

Kesepakatan ini tuturnya,melindungi sektor padat karya dengan eksposur tinggi ke pasar AS, dan menyerap jutaan tenaga kerja. Industri pakaian jadi dan industri perikanan yang menyasar sekitar 2 juta pekerja, serta furnitur dan karet dengan rata-rata 878 ribu pekerja.

 

Sektor-sektor tersebut lanjut Shinta, sangat sensitif terhadap perubahan biaya maupun fluktuasi permintaan ekspor. Kenaikan tarif sekecil apa pun dapat berdampak pada penurunan daya saing produk Indonesia di pasar Amerika.

 

Ia pun mengapresiasi skema pembebasan tarif 0 persen untuk 1.819 pos tarif, serta skema khusus tariff rate quota (TRQ). Skema itu menurutnya, dapat menekan risiko kontraksi permintaan akibat kenaikan biaya, bagi produk tekstil dan garmen.

Baca Juga  Tinjau Banjir di Desa Lemo, Bupati Tangerang Siapkan Langkah Konkret Penanganan

 

Skema itu juga dinilai memberi ruang bagi pelaku industri, untuk tetap menjaga harga tetap kompetitif. “Dalam industri yang sangat price-sensitive, kepastian akses pasar seperti ini sangat penting untuk menjaga order, utilisasi kapasitas produksi, dan stabilitas tenaga kerja,” katanya.

 

Apindo berharap implementasi kesepakatan ini dapat berjalan konsisten, dan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan usaha. Selain itu, jutaan pekerja di sektor padat karya nasional, juga akan mendapat perlindungan.

 

(RED)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *