Manado, LintasAgamaNews.Com – Kapolresta Manado, Irham Halid, melaksanakan kegiatan silaturahmi kamtibmas bersama masyarakat Kecamatan Wanea, Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gereja Bethany Manado, Kompleks Wanea Plaza.
Silaturahmi ini menjadi wadah strategis bagi kepolisian untuk menyerap langsung berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di wilayah tersebut.
Kegiatan diawali dengan penyambutan Kapolresta oleh Kapolsek Wanea, Samuel Welly Posumah, bersama Camat Wanea, Junaidi Mamonto, serta dihadiri jajaran pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kapolresta Manado menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan keluhan sekaligus mencari solusi bersama atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan sejumlah poin penting, antara lain peran aktif Bhabinkamtibmas dalam deteksi dini permasalahan, penguatan toleransi antarumat beragama, kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkotika, serta pentingnya bijak menggunakan media sosial guna menghindari hoaks. Selain itu, sinergi antara perangkat kelurahan dan kepolisian dinilai krusial dalam penyelesaian masalah di tingkat lokal.
Kapolresta turut mendorong Polsek Wanea untuk terus berinovasi dalam pelayanan, termasuk melalui patroli dengan pengeras suara serta pengamanan rutin di tempat ibadah.
Keluhan Warga Mengemuka Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai meresahkan, di antaranya kemacetan dan gangguan keamanan di Pasar Karombasan akibat penggunaan badan jalan oleh pedagang, disertai indikasi pemalakan dan potensi tindak kriminal.
Selain itu, warga juga menyoroti isu aktivitas di sejumlah rumah kos yang menimbulkan keresahan, pergaulan remaja termasuk penggunaan aplikasi daring, serta dugaan penyalahgunaan vape yang mengandung narkotika.
Permasalahan lain yang disampaikan meliputi kemacetan di depan SMA Negeri 7 Manado akibat parkir kendaraan siswa, maraknya penggunaan knalpot racing dan balap liar pada malam akhir pekan, serta potensi tawuran pelajar saat jam pulang sekolah.
Meski demikian, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Bhabinkamtibmas yang dinilai aktif membantu menyelesaikan persoalan warga.
Respons dan Tindak Lanjut Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolresta Manado menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti melalui langkah konkret, di antaranya koordinasi dengan pemerintah daerah terkait penertiban Pasar Karombasan serta penelusuran laporan masyarakat mengenai aktivitas di rumah kos.
Pihaknya juga berencana berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) serta Badan Narkotika Nasional terkait dugaan penyalahgunaan vape yang mengandung narkotika.
Untuk mengatasi kemacetan di SMA Negeri 7 Manado, kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan satuan lalu lintas. Sementara itu, penindakan terhadap knalpot racing dan balap liar akan diperkuat melalui patroli intensif dan pelaksanaan perintah khusus.
“Kami sudah mengeluarkan perintah untuk penindakan knalpot racing dan akan terus meningkatkan patroli, termasuk di wilayah sekolah dan pemukiman,” tegas Kapolresta.
Kegiatan silaturahmi kamtibmas ini ditutup dengan sesi foto bersama pada pukul 12.00 WITA, dan seluruh rangkaian acara berakhir pukul 12.20 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.
( Michael indra )

















