banner 728x250

Bupati Tangerang Gelar Rakor Penanganan Banjir di Wilayah Kecamatan Kosambi

banner 120x600
banner 468x60

Tangerang, LINTASAGAMANEWS.COM – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menggelar Rapat koordinasi (Rakor) penanganan banjir di wilayah Kecamatan Kosambi di Aula Gedung eks DPRD Tangerang, Selasa (13/01/26)

 

banner 325x300

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa rakor tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari hasil kunjungan lapangan ke lokasi banjir di Kecamatan Kosambi yang terjadi akibat curah hujan tinggi serta kiriman udara dari wilayah sekitar, seperti Cengkong dan Belimbing, yang masuk ke saluran air wilayah Kosambi

 

Rakor ini adalah tindak lanjut dari hasil kunjungan lokasi banjir di Kosambi. ‎Mohon maaf saya sampaikan, banjir ini selain karena hujan yang cukup tinggi, juga disebabkan adanya limpasan udara dari Kosambi, Cengkong, Belimbing dan dari wilayah lain yang bermuara ke saluran yang sama,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Baca Juga  Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Satu Jenazah Korban Bencana Tanah Longsor Pada Pencarian Hari ke 4

 

Lanjut dia, meskipun hasil kajian teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air belum sepenuhnya final, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tetap menampung masukan dan informasi dari masyarakat setempat sebagai dasar awal untuk mencari solusi penanganan banjir secara cepat dan tepat. ‎Sebagai langkah awal, Pemkab Tangerang berencana akan membangun pompa banjir dan pintu air di Desa Salembaran Jati dan wilayah Kosambi Barat. Pompa yang akan dipasang memiliki kapasitas 3 meter kubik permenit, yang berfungsi untuk menyedot udara dari lokasi banjir menuju area pembuangan Rawa Lumpang atau drainase perimeter PIK 2.

Adapun rencana lokasi pemasangan pompa banjir di Desa Salembaran Jati meliputi: ‎RW 07, ‎RW 02, ‎RW 31. ‎Sementara itu, untuk Kosambi Barat, direncanakan pembangunan dua titik rumah pompa, yaitu: ‎RW 05, ‎RW 03,” jelasnya

Baca Juga  Bupati Tangerang Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Pakuhaji

 

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan dinas terkait, masyarakat dan pihak lainnya guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

 

” ‎Untuk wilayah banjir Perumahan Duta Bandara, pada APBD-P 2025 telah mencakup pembangunan pintu air di outlet saluran pembuang Duta Bandara dan selanjutnya direncanakan akan dibangun pompa banjir untuk mengendalikan rob dari Kali Prancis sesuai kajian teknis dan permintaan masyarakat,” imbuhnya

 

Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid juga menjelaskan bahwa penutupan saat ini masih terus berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura serta pemangku kepentingan di wilayah tersebut agar rencana pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di Perum Duta Bandara dapat segera mendapatkan dukungan dan ijin.

Baca Juga  Tak ada instruksi kenaikan BBM dari Pemerintah Pusat, Harga Bensin di Wakatobi Meroket

 

‎“Kami akan terus mencari solusi terbaik bersama masyarakat dan perangkat daerah agar permasalahan banjir ini dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan,” tutupnya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *