banner 728x250

Bupati Michael Thungari dan Kajati Sulut Dorong Kemandirian Pangan Lewat Penanaman Cabai Lokal di Tabukan Utara

banner 120x600
banner 468x60

Sangihe, (Sulawesi Utara) Lintasagamanews.com– Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Salah satunya melalui kegiatan penanaman bibit cabai lokal yang dilaksanakan bersama kelompok tani di Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari S.E., M.M., yang sekaligus membuka secara resmi agenda penanaman cabai bersama Kelompok Tani Lestari 2, Kelompok Mawar, dan Kelompok Sahati. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy S.H., M.H.

banner 325x300

Dalam sambutan, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kajati Sulut beserta rombongan ke wilayah Sangihe. Ia menilai kehadiran tersebut menjadi dorongan positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya para petani, untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Perkuat Ketahanan Pangan Presiden RI Resmikan Gudang Jagung Milik Polda Jatim

Bupati menegaskan bahwa kegiatan penanaman cabai ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian. Menurutnya, potensi lahan pertanian di Sangihe masih sangat luas dan perlu dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia juga menjelaskan bahwa pertanian hingga kini tetap menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah. Selain dikenal sebagai salah satu penghasil kopra terbesar di Sulawesi Utara, Sangihe juga memiliki potensi unggulan di sektor sagu dan hortikultura.

Meski demikian, kebutuhan sejumlah komoditas sayuran di daerah masih bergantung pada pasokan dari luar wilayah, termasuk dari Kota Manado. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produksi lokal agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri.

Baca Juga  Ketua Forum Peduli Aliansi Masyarakat Desa Kusuri Serahkan Berita Acara Pembentukan ke Kesbangpol Halut

Sementara itu, Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap ketahanan pangan melalui budaya menanam. Ia menyebut gerakan menanam harus menjadi kebiasaan bersama karena memiliki manfaat ekonomi dan sosial yang besar bagi masyarakat.

Menurutnya, setiap tanaman yang dibudidayakan memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia guna meningkatkan produktivitas pertanian lokal.

Dalam kesempatan itu, Kajati Sulut juga menyoroti peluang pengembangan pertanian modern melalui sistem hidroponik. Metode tersebut dinilai menjadi solusi efektif di tengah keterbatasan lahan pertanian, khususnya di wilayah kepulauan seperti Sangihe.

Ia menambahkan, penerapan teknologi pertanian modern berpotensi meningkatkan hasil produksi hortikultura secara signifikan, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Kegiatan penanaman cabai lokal berlangsung penuh antusiasme dan kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sangihe bersama Kejati Sulut berharap semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian semakin meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Jelang Lebaran 2026, Kakorlantas Pastikan Pelabuhan Banten Siap Layani Pemudik

Yosua Patras

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *